Pemerintah kota Singkawang melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) kota Singkawang menghadirkan LAMORA bagi masyarakat kota Singkawang. LAMORA adalah layanan mobil jemput pajak daerah.

BKD kota Singkawang menyuguhkan terobosan yang mengoptimalisasi layanan pembayaran pajak bagi masyarakat kota Singkawang dalam memenuhi wajib pajak.

Kepala BKD kota Singkawang, Widatoto mengatakan kedepannya LAMORA akan diagendakan dan dipergunakan oleh seluruh Kecamatan dan Kelurahan kota Singkawang.

“Rekan-rekan dari BKD kota Singkawang akan menjemput bola untuk memberikan layanan pembayaran pajak. LAMORA akan dijadwalkan beroperasi selama dua hari secara bergilir di kelurahan-kelurahan yang ada di kota Singkawang. Jadi, masyarakat tidak perlu repot-repot menempuh jarak yang jauh dan berbondong-bondong mendatangi kantor BKD kota Singkawang untuk memenuhi wajib pajaknya.” kata Widatoto, Jumat (11/6/2021).

Ia mengungkapkan pemenuhan wajib pajak dapat meningkatkan pendapatan asli daerah, sehingga pembangunan yang sejalan dengan visi misi kota Singkawang dapat tercapai.

“Semoga kehadiran LAMORA dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memenuhi wajib pajak dan mengoptimalisasi layanan pembayaran pajak,” harapnya.

Sementara, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie menyambut baik terobosan yang dihadirkan BKD kota Singkawang untuk menjawab persoalan wajib pajak masyarakat kota Singkawang. Tjhai Chui Mie mengatakan LAMORA sebagai solusi yang memberikan kemudahan masyarakat dalam memenuhi wajib pajak.

“Dari segi waktu dan tenaga, masyarakat dipermudah dengan kehadiran LAMORA yang akan beroperasi secara bergilir di kelurahan-kelurahan kota Singkawang.” katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat kota Singkawang sebagai subyek wajib pajak untuk lebih taat membayar pajak sesuai dengan waktunya. Kemudahan yang dihadirkan LAMORA ini membantu menjawab persoalan tunggakan wajib pajak.

“Kepada seluruh pelaku wajib pajak, mari taati bayar pajak. Karena, pajak yang dibayarkan ini juga akan dipergunakan untuk kepentingan kemajuan bersama dan pembangunan kota Singkawang.” ujarnya. (sumber : Media Center Singkawang)